Powered By

Free XML Skins for Blogger

Powered by Blogger

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan info. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 Desember 2011

Bagaimana tidur mempengaruhi kesehatan Anda



Share
Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan tidur yang buruk dapat menyebabkan lebih dari sekedar kasus menguap. Cari tahu bagaimana tidur mempengaruhi kesehatan Anda


By Lesley Young
Para peneliti mengungkap sejumlah risiko kesehatan yang mengejutkan dalam tidur bermasalah dari depresi untuk mendapatkan berat badan. Para ahli merekomendasikan Anda rata-rata enam sampai delapan jam tidur setiap malam. Jika Anda tidak mendapatkan cukup tidur, ada 5 tips untuk mendapatkan tidur malam yang sempurna itu.

Perempuan rentan terhadap berat badan-peroleh jika mereka tidur buruk-bukan laki-laki.
Anda mungkin pernah mendengar bahwa kurang tidur dikaitkan dengan menjadi kelebihan berat badan. Sekarang sebuah penelitian baru oleh para peneliti Finlandia menunjukkan masalah yang datang pertama-tidur, terutama pada wanita.

Studi ini melacak pria paruh baya dan wanita selama lima sampai tujuh tahun. Para peneliti menemukan bahwa masalah tidur-seperti sulit tidur atau tetap tertidur, atau terbangun beberapa kali di malam dikaitkan dengan penambahan berat badan lima kg atau lebih pada wanita, tapi tidak pada pria.

Tidur yang buruk dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Tidak cukup tidur dapat mendatangkan malapetaka pada regulasi metabolisme tubuh, menurut penelitian baru dari Belanda.

Para peneliti menemukan bahwa hanya empat jam mendapatkan tidur dapat merusak tubuh menggunakan insulin hingga 25 persen. Resistensi insulin dapat menyebabkan diabetes tipe 2 (ketidakmampuan untuk menggunakan insulin untuk mengontrol glukosa dari makanan), yang jika tidak diobati, dapat menyebabkan penyakit lain termasuk penyakit jantung.

Tidur terlalu sedikit - atau terlalu banyak - akan pak pada lemak perut.
Jika Anda berada di bawah 40, penebangan kurang dari lima jam, atau lebih dari delapan jam tidur setiap malam, dapat menyebabkan akumulasi lemak perut yang lebih besar atau "visceral" lemak. Temuan, oleh para peneliti North Carolina, mengesampingkan lemak lainnya menyebabkan faktor termasuk asupan kalori, kebiasaan olahraga, pendidikan dan merokok.

Tidur yang buruk dapat menghambat latihan rutin Anda.
Mendapatkan kurang dari empat jam tidur selama beberapa malam berturut-turut dapat menyebabkan Anda untuk mengurangi rutinitas kebugaran normal Anda, menurut temuan oleh para peneliti Jerman. Peserta studi, yang kurang tidur malam penuh, juga dilakukan kurang aktivitas fisik intens. Karena peneliti tidak menemukan peningkatan asupan kalori atau perubahan signifikan dalam kelaparan yang terkait hormon, seperti leptin atau ghrelin, temuan mereka mendukung teori bahwa orang yang terlalu lelah untuk berolahraga setelah tidur malam yang buruk.

Terlalu sedikit tidur dapat memicu depresi.
Sebuah studi terbaru oleh para peneliti menunjukkan bahwa penderita Virginia insomnia menghadapi dua sampai lima kali lipat peningkatan risiko pengembangan depresi. (Tidak ada kriteria standar untuk mendefinisikan insomnia, namun umumnya didiagnosis ketika orang mengalami kesulitan tidur atau tetap tertidur "sebagian besar waktu.") Para peneliti menyimpulkan bahwa mengobati insomnia dapat membantu menangkis depresi.

Bermasalah tidur meningkatkan tekanan darah malam hari
Penelitian telah menunjukkan korelasi antara orang dengan insomnia dan penyakit jantung. Penelitian oleh University of Montreal dapat menjelaskan mengapa: sistem saraf pusat dari tidur yang bermasalah adalah hiperaktif pada malam hari. Dengan kata lain, penderita insomnia memiliki tingkat lebih tinggi dari tekanan darah pada malam hari dibandingkan pada siang hari.

Apa ibu baru berpikir tentang kebiasaan tidur mereka dapat mempengaruhi suasana hati.
Sebuah studi baru oleh para peneliti Australia membuat penemuan mengejutkan: persepsi ibu baru 'dari tidur yang buruk dan kesadaran sadar dampaknya pada sehari-hari kegiatan adalah prediktor kuat dari gangguan mood setelah melahirkan langsung dari jumlah yang sebenarnya kualitas dan kuantitas tidur ( yang melakukan penurunan). Ini persepsi tidur yang buruk dapat memperburuk stres dan frustrasi subjektif, mengakibatkan siklus jahat.

sumber : besthealthmag

Kamis, 08 April 2010

Waspadai Polusi dalam Ruangan



Share
hehehee... heeeeee
curi-curi waktu dikit sambil kerja isi postingan di pagi hari Jum'at ini dulu ahhh, hemmmmm,... semoga aman nih dari orang-orang pembesar (maaf Pa! Ibu! minta ijin meluangkan waktu untuk isi postingan ini karena ini untuk kemaslahatan kesehatan umat manusia dan beserta seluruh isinya Pa.. Bu...... ) , hari kamis ini seperti biasa kesibukan sobat mu ini dalam bekerja penuh keikhlasan hati dan selalu berusaha menampilkan yang terbaik dalam pekerjaan ...semoga doa amin, ....... pokpok aminkan dong jangan baca aja hehehe ... diselang pagiku ini ditempat kerja/ruanganya terlihat bersih dan cling sengihnampakgigisengihnampakgigi beri nilai 100 + top markotop dan bukan nurdin aja top dah buat Cleaning Servisnya hahaha .... paginya seperti biasa juga sobatmu ini sarapan koran dulu ditemani segelas teh hangat minum hemm wangi ...., beberapa lama kemudian balik dan balik info kesehatannya yang ada disurat kabar Banjarmasin Post ternyata ada informasi bahwa polusi dalam ruangan dua hingga lima kali lebih besar dibanding polusi luar ruangan... fikirfikirfikirfikirfikirfikir benar ga siiih jadi pengen keluar ruangan rasanya. tapi dipikir kalo sobatmu ini keluar ruang terus siapa yang isi postingan hari ini hayoooo dannn bagaimana dengan kemaslahtan kesehatan umat manusia didunia ini makanya saya tetap dalam ruangan tersebut sambil isi postingannya, (sok jadi pahlawan haha) info tadi ternyata benar tuh fikirfikir..... wah ternyata sekarang kita bukan hanya waspada pada polusi luar ruangan aja ..ternyata dalam ruangan bisa bahaya juga friends , yayaya.... nah itu sedikit ceritnyaa untuk lanjutnya baca ... baca ..... dan silakan baca .... tanduk

SELAMA ini ruang indoor dianggap sebagai tempat yang aman dari paparan polusi. Padahal justru polusi dalam ruangan dua hingga lima kali lebih besar dibanding polusi luar ruangan.

Polusi udara di kota Jakarta dan kota-kota besar lainnya semakin parah saja. Asap kendaraan bermotor adalah salah satunya. Belum lagi asap rokok dan pencemaran lainnya. Tak pelak, aktivitas di jalan dan lingkungan outdoor dianggap kurang aman untuk kesehatan. Sebaliknya, banyak orang yang menganggap ruang indoor merupakan tempat teraman dari paparan polusi yang ada. Benarkah demikian?

Anggapan tersebut ternyata tidak selamanya benar. Sebuah studi yang dilakukan oleh United State Environtal Protection Agency (US EPA) tentang peluang manusia terpapar polusi menyebutkan, derajat polusi di dalam ruangan, dua sampai lima kali lebih tinggi dibandingkan dengan polusi dari luar ruangan. Lembaga tersebut juga menempatkan polusi dalam ruangan sebagai satu dari lima besar polusi yang berisiko mengancam kesehatan masyarakat modern.

Mengapa demikian? Faktanya, hampir 90 persen manusia menghabiskan waktu dengan berada di dalam ruangan. Sebut saja di dalam rumah, kendaraan, kantor, restoran, pusat perbelanjaan, rumah sakit, maupun sekolah. “Pencemaran udara di dalam ruangan bisa terjadi akibat jamur, bakteri, virus, debu atau asap dari kendaraan di garasi ketika penghuni rumah sedang memanaskan kendaraan, asap dari kegiatan memasak, serta bakteri dari hewan peliharaan,” kata Dr Mukhtar Ikhsan Sp P (K) MARS.

Faktor lain yang turut berperan dalam pencemaran di indoora adalah karpet yang tidak terawat, paparan gelombang elektromagnetik dari komputer atau barangbarang elektronik, zat kimiawi misalnya pengharum dan pembersih ruangan, pewangi mobil, pakaian, penyemprot nyamuk, mesin fotokopi yang mengeluarkan ozon. Desinfektan hingga tanaman hidup yang tidak pernah dikeluarkan dari ruangan juga merupakan penyumbang pencemaran udara dalam ruangan.

Di kantor, dalam kesehariannya seorang pekerja dapat menghabiskan waktu hingga delapan jam dalam ruangan. Udara yang dihirup dalam keseharian adalah udara yang dialirkan dari sistem saluran udara gedung tersebut. Tanpa disadari, bukan udara saja yang didistribusikan oleh sistem saluran udara gedung dari satu ruang ke ruang lainnya.

Ikut pula partikel-partikel lain, termasuk virus yang juga dapat terdistribusi oleh sistem saluran udara gedung. Virus yang dibawa oleh satu orang saja yang masuk dalam gedung tersebut, kemudian bersama udara dapat tersebar ke seluruh ruangan. Demikian pula debu, kuman, dan bakteri yang penyebarannya melalui udara. “Menurut WHO, dari 3 juta kematian dalam setahun, sebanyak 200.000 disebabkan terpaan polusi outdoor, sedangkan 2,8 juta diakibatkan polusi indoor. Makanya, polusi indoor disebut the silent killer,” kata Mukhtar dalam acara peluncuran rangkaian produk AC Samsung dengan Virus Doctor.

Pencemaran di dalam ruangan juga diakibatkan oleh asap rokok. Perlu diketahui, kebiasaan orang merokok lebih banyak dilakukan di dalam rumah. Penelitian menyebutkan, sebanyak 26 persen orang merokok di tempat kerja, di area outdoor sebanyak 24 persen, sedangkan indoor lainnya sebanyak 24 persen. Yang paling tinggi adalah kebiasaan merokok di rumah, yakni sebesar 29 persen.

Padahal, bukan saja berbahaya bagi yang merokok, asap rokok pun juga berbahaya bagi orang yang tidak merokok atau perokok pasif. Perokok pasif juga memiliki risiko kesehatan yang sama besarnya dengan perokok aktif.

Dalam beberapa dekade terakhir, peluang manusia terpapar polusi udara dalam ruangan diyakini meningkat. Hal ini diakibatkan beberapa faktor, di antaranya, konstruksi bangunan yang tertutup rapat, penggunaan material sintetis untuk perabot dan bangunan, penggunaan formula kimia untuk berbagai produk perawatan, insektisida, pestisida, rodentisida, hingga beragam pembersih barang-barang rumah tangga.

Sebuah penelitian pada 1990-an di Indonesia pernah menyebutkan bahwa pencemaran udara yang berasal dari dalam ruang (gedung), berkontribusi 17 persen, luar gedung 11 persen, gangguan ventilasi 52 persen, dan sisanya bahan bangunan, mikroorganisme, dan yang belum diketahui penyebabnya,” kata spesialis okupasi, Dr Hendrawati UTOMo MS SpOk, yang juga ahli masalah polusi udara dalam ruang.

Pencemaran udara yang berasal dari dalam gedung ini rupanya menimbulkan masalah yang cukup pelik dan dapat membahayakan kesehatan atau yang disebut dengan sick building syndrome. Yaitu, kumpulan gejala akibat kondisi gedung yang kurang memenuhi syarat kesehatan. Gedung di sini bisa berarti gedung perkantoran, apartemen, maupun rumah susun. Amerika Serikat pernah mengadakan penelitian mengenai kondisi beberapa gedung.

Sebanyak 446 gedung ternyata tidak memenuhi standar dan berbahaya bagi kesehatan. Misalnya dengan ventilasi yang tidak adekuat, pencemaran oleh bahan atau alat di dalam gedung, serta polusi dari luar gedung. Hal tersebut riskan bagi kesehatan manusia dan menyebabkan gejala, seperti pusing, sakit kepala, lemah, letih, lesu, iritasi mata, dan gangguan tenggorokan, sulit berkonsentrasi, dan kesulitan bernapas. Untuk mencegah masalah polusi indoor di gedung ini, menurut Hendrawati, ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Yang pertama dengan memilih lokasi dan arsitektur gedung yang sehat dan jauh dari sumber polutan.

Dalam membangun gedung, utamakan menggunakan bahan bangunan yang ramah lingkungan. Sedapat mungkin mengurangi sumber polutan, misalnya dengan tidak merokok di dalam ruangan dan menggunakan mesin elektronik di dalam kantor seperlunya. Usahakan pula untuk selalu menjaga pemeliharaan gedung dengan baik.

angelangelangel akhirnya selesai juga menyampaikan info ini, alhamdulillah semoga berkenan dihati sobat semua, aminnnn...

C: www.yuzzran.blogspot.com
Sumber : Banjarmasin Post. Jumat, 9 April 2010 | 24 Rabiul Akhir 1431 H







Selasa, 06 April 2010

Amankah Minum Multivitamin Tiap Hari?



Share
aggghhhhhh .... sakittnya kepalaku sekarang,... namun rasa sakit ini tidak membuat aku mundur mengisi postingan blog hari ini demi kemaslahatan kesehatan umat manusia di dunia dan beserta seluruh isinya hahahaha.......... bising :lamagawa: sabar.. sabarrr., sekarang masalah kesehatan makin nambah aja variannya, ga kalah dengan motor yang selalu hadir yang tebaru tiap bulannya merajuk........, hai sobat info yang ada sekarang masalah multivitamin nih !! yang seharusnya bikin kita lebih fit malahh jadi garupale ......... nahh tuk lebih jelasnya dari pada baca yang kurang jelas tadi ada baiknya kita baca info yaang sebenar-benarnya dan dalam tempoe jang sesingkat-singkatnya ,tumbuk..tumbuk..tumbuk semoga ada manfaatnya yaaaa, ... monggooooo sengihnampakgigi ....

nerd Multivitamin sudah menjadi pelengkap orang yang dikonsumsi tiap hari untuk melengkapi asupan gizi yang kurang pada tubuh. Tapi amankah minum multivitamin tiap hari?

"Seperti beberapa penelitian sebelumnya, multivitamin mungkin tidak benar-benar bermanfaat untuk kesehatan Anda," kata Kat Arney, manajer informasi science Cancer Research UK, seperti dilansir dari Dailymail, Selasa (6/4/2010).

Menurutnya, semua nutrisi yang tepat untuk tubuh bisa kita dapatkan dari pola makan yang sehat, kaya serat dari buah dan sayuran.

Dalam penelitian kali ini ditemukan wanita yang minum multivitamin tiap hari untuk mencegah penyakit, justru dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara.

Peneliti menemukan bahwa wanita paruh baya dan lebih tua yang secara teratur mengonsumsi suplemen multivitamin, hampir 20 persen lebih mungkin untuk mengembangkan tumor.

Mereka percaya suplemen dapat memicu pertumbuhan tumor dengan meningkatkan densitas jaringan payudara, yang dikenal merupakan faktor risiko untuk kanker.

Studi menunjukkan mengonsumsi suplemen yang mengandung vitamin dan mineral dapat meningkatkan jaringan payudara lebih dari 5 persen.

Asam folat yang mungkin ditemukan dalam pil multivitamin juga bisa menjadi faktor, dan menurut studi asam folat dosis tinggi dapat meningkatkan pertumbuhan tumor.

Para ahli dari Institut Karolinska di Stockholm, Swedia, telah mempelajari lebih dari 35.000 wanita berusia antara 49 dan 83 selama 10 tahun.

Mereka menemukan orang-orang yang secara teratur mengonsumsi multivitamin, 19 persen lebih mungkin mengembangkan tumor payudara.

Bahkan ketika peneliti memperhitungkan wanita merokok, terlalu banyak latihan atau memiliki riwayat kanker, yang merupakan faktor kuat risiko kanker, mereka masih menemukan adanya kaitan yang signifikan dengan pengonsumsian multivitamin.

Pada tahun 2007, ada sebuah studi yang menemukan hampir 300.000 orang ditemukan mengonsumsi suplemen lebih dari sekali sehari, 32 persen lebih mungkin mengembangkan kanker prostat agresif.

Dan tahun 2008, penelitian di Universitas Kopenhagen menemukan bahwa dosis tinggi vitamin A, vitamin E dan beta-karoten tampaknya meningkatkan peluang kematian dini.

Setiap tahun sekitar 40.000 perempuan di Inggris didiagnosis dengan kanker payudara, setara dengan lebih dari 100 hari. Seorang wanita memiliki satu dari sembilan kesempatan untuk mengembangkan penyakit tersebut pada beberapa titik dalam hidupnya.

Para peneliti juga mengatakan bahwa tidak hanya multivitamin yang menyebabkan peningkatan kasus kanker, tetapi ada faktor lain yang mungkin mendukung seperti gaya hidup yang tidak sehat pada wanita.

Namun, para ahli memperingatkan hasil temuan ini mengkhawatirkan dan perlu dilakukan studi yang mendalam untuk menentukan apakah multivitamin aman atau tidak untuk dikonsumsi setiap hari.

C: yuzzran.blogspot.com.
Sumber : Banjarmasin Post, Selasa, 6 April 2010 | 16:47 WITA
selesai baca tolong isi komen dibawah ini, terimakasih...

Minggu, 04 April 2010

Polusi Udara Buat Sperma Lelaki Payah



Share
sebelum baca artikel ini ada baiknya anda siapkan minuman dulu mau kopi,teh atau lainnya silakan yang mana suka minum, dan semoga ada manfaatnya....

SEBUAH studi menyebutkan jika asap pembuangan bahan bakar kendaraan sangat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan lelaki nerd.Para peneliti di Italia menemukan asap polusi lalu lintas mengurangi kualitas sperma pada lelaki muda dan setengah baya.

Mereka percaya oksida nitrogen dan timah yang berasal dari gas buang kendaraan bermotor menjadi pemicu penurunan kualitas sperma. Mereka mengemukakan kemacetan lalu lintas dan tingginya tingkat polusi gas buang kendaraan beresiko pada tingkat kesuburan lelaki yang banyak menghabiksan waktu lebih dari enam jam dijalanan.

Asap kendaraan hah
Dr Michele De Rosa dan kolega dari University of Naples meneliti sperma 85 lelaki yang bekerja di di gerbang tol dan rata-rata mereka lebih banyak terkena asap pembuangan kendaraan selama enam jam perhari.

Mereka membandingkan hasil penemuan tersebut dengan kualitas sprema 85 lelaki usia sepadan yang tinggal di daerah sama tetapi tidak terkena polusi gas buang kendaraan bermotor. Hasil penelitian menyebutkan kualitas sperma pekerja gerbang tol lebih rendah dan kurang mampu membuahi sel telur perempuan.

Umumnya sperma mereka sangat lambat dan kurang aktif sehingga potensi untuk membuahi sel telur sangat rendah, jelas Dr Michele De Rosa. Dari penelitian tersebut De Rosa menyimpulkan kandungan timah, oksida nitrogen, oksida belerang, dan karbon monoksida memberi dampak buruk pada kualitas sperma lelaki.

Terutama, pada lelaki muda dan paruh baya yang banyak menghabiskan waktu di jalan raya dengan tingkat polusi gas buang kendaraan bermotor lebih tinggi, terutama pada jam macet.

De Rosa dan rekan masih melanjutkan penelitian apakah penurunan kualitas sprema tersebut hanya besifat temporer dan akan kembali meningkat saat mereka mengurangi aktifitas mereka di jalan raya. Penelitian serupa juga dilakukan Professor Harry Moore dari Sheffield University, UK. Moore meneliti efek kimia yang dihasilkan pembakaran BBM kendaraan bermotor pada tingkat kesuburan reproduksi lelaki.

Lelaki yang banyak menghabiskan aktivitas di jalan raya dengan tingkat populasi tinggi beresiko mengalami penurunan tingkat kesuburan. "Kita melihat terdapat kecenderungan penurunan kualitas sperma lelaki yang tinggal di area perkotaan dibanding dengan lelaki pedesaan yang melakukan aktivitas dijalan raya berpolusi," jelas Moore yang membukukan penelitiannya di Journal Human Reproduction, demikian BBC. sigh

C : yuzzran.blogspot.com
sumber : b.post Minggu, 2 Agustus 2009


Jumat, 26 Maret 2010

30 Persen Kanker Payudara Disebabkan Kegemukan



Share
Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang paling ditakuti perempuan. Sepertiga dari kasus kanker payudara dapat dihindari jika perempuan makan lebih sedikit dan berolahraga lebih banyak, karena 30 persen penyebab kanker payudara adalah obesitas atau kegemukan.

Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Kanker ini bisa mulai tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat pada payudara.

Seperti dilansir dari Dailymail, Jumat (26/3/2010), para ahli percaya lebih dari 14.000 perempuan dalam setahun mungkin tidak akan terjangkit kanker payudara jika mereka hidup sehat sejak usia dini.

Dalam European Breast Cancer Conference di Barcelona kemarin, dijelaskan bahwa gaya hidup modern yang sering minum soda dan alkohol, kurang olahraga serta peningkatan obesitas merupakan memicu munculnya penyakit kanker payudara.

Dr Carlo La Vecchia dari Milan University mengatakan bahwa pencegahan melalui metode skirining bisa dilakukan, tetapi kini saatnya untuk beralih ke cara pencegahan lain yang lebih sehat.

International Agency for Research on Cancer memperkirakan sekitar 25 hingga 30 persen kasus dapat dihindari jika perempuan bisa menjaga berat badannya dari kegemukan dan banyak latihan olahraga.

Belum diketahui jelas mengapa perempuan gemuk lebih berisiko. Tetapi perubahan kadar hormon seks dipicu oleh kenaikan berat badan dan hormon estrogen berpengaruh terhadap tumor, yang akhirnya mengakibatkan sebagian besar kasus kanker payudara.

The World Cancer Research Fund (WCRF) tahun lalu menyarankan, sampai dengan 40 persen dari sekitar 18.000 per tahun perempuan yang didiagnosis, bisa menghindari kanker dengan menjalankan gaya hidup yang lebih sehat.

Studi menunjukkan minum satu gelas besar anggur atau minuman alkohol lainnya dalam sehari, dapat meningkatkan kemungkinan terserang penyakit kanker payudara. Sekali lagi, hal ini dapat dikaitkan dengan kadar alkohol meningkatkan estrogen.

"Bukti sekarang meyakinkan bahwa minum alkohol, fisik tidak aktif atau kurang berolahraga dan memiliki kelebihan lemak tubuh meningkatkan risiko kanker payudara," kata Dr Rachel Thompson dari WCRF.

Dr Rachel juga mengatakan, ada juga bukti yang meyakinkan bahwa ibu menyusui dapat mengurangi risiko kanker payudara. Secara keseluruhan, dapat diperkirakan sekitar 40 persen dari kasus kanker payudara di Inggris dapat dicegah melalui faktor-faktor gaya hidup ini.

Ajay Sahu, yang bekerja di Rumah Sakit Frenchay, Bristol, mengatakan banyak perempuan yang didiagnosis dengan penyakit ini sangat ketakutan dan membuat keputusan yang salah dengan tergesa-gesa, yaitu dengan melakukan operasi pengangkatan payudara, meski sedikit bukti pengangkatan itu akan meningkatkan peluang kelangsungan hidup mereka.

Nah, sebelum terlambat ada baiknya untuk dapat menghindari dengan menerapkan gaya hidup yang lebih sehat. Dari berbagai penelitian di atas mengajarkan mengatur pola makan dan perbanyak olahraga dapat menghindarkan dari kanker payudara dan juga tentunya dari berbagai penyakit lainnya.

hal blog : yuzzran.blogspot.com

sumber :

Banjarmasin Post Sabtu, 27 Maret 2010 | 11 Rabiul Akhir 1431 H

Rabu, 03 Maret 2010

jangan taruh sikat gigi dekat toilet



Share

jangan taruh sikat gigi dekat toilet
(Bpost, kamis 4 maret 2010)

Senin, 29 Juni 2009

Perpustakaan DEPKES RI



Share
untuk kawan seperjuangan silakan makan dan nikmati Perpustakaan DEPKES RI